^_^
senyumku tiap kali mengingat 3 hal ini..
Cukuplah dengan diingat, hanya ini..
Cukuplah menggambarkan betapa besar takutmu itu.. Sebesar rasa kehilangan saat itu..
Maaf ya.. Jika kau baca ini, entah kapan itu, cobalah lepaskan tiap hal yang bersisa, ikhlaskan tiap sesak yg ada..
Bagaimanapun aku manusia, bohong jika aku mati rasa..
Tapi tak ada yg bisa ku lakukan selain melangkahkan kaki ini menuju takdirku, meninggalkan sesuatu yang kita bangun. tapi taukah bangunan itu rapuh? terjilat ombak sekali, dua kali hanya akan menyisakan jejak saja.
Aku berlari menuju yang hakiki. "sering kuseret kau dalam doa-doa panjang di penghujung malam, namun kau tak juga mendengar, bahkan kini tak mengerti apa yg sedang kubawa dan persiapkan."
Rentang kita semakin jauh, malah kau injak gigi mundur dalam2. Apa sebenarnya yang kau pikirkan?
Ku temukan getar keraguan kala kau sebut panggilan bodoh itu.
Kau pun tak berani tanya, apa yg sedang aku genggam?
Aku tengah menggenggam bara istiqomah, sesuatu yang rasul kita pernah singgung dlam hadist'y..
Tak taukah alasanku memilih-Nya?
Itu karena aku lebih mncinta-Nya, daripada kecenderungan ku padamu..
Apa sebenarnya yg kau pikirkan? Bicarapun masih dengan getar yg sama..
Maka, pergilah..
Cari yang sejati, yang lebih indah dari perempuan ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar